Minggu, 20 Mei 2012

Lelahku Berlari



baiklah,.
hari ini akupun bingung sebenarnya, bingung tentang apa yang ingin kutulis..
hanya rasanya aku ingin sekali bicara pada seseorang tentang perasaanku
aku ingin bicara, namun di waktu ini aku hanya sendirian
dan bicara dengan udara hampa rasanya sulit
ini tentang hatiku, tentang perasaanku, tentang kelelahanku
tau tidak rasanya lelah ??
ya, aku saat ini merasa begitu lelah, sangat lelah
setelah beberapa waktu ini aku berusaha berlari menjauhi sesuatu bernama "rasa"
aku. . . hanya mencoba menghindar dari satu rasa yang membelengguku
aku hanya ingin mencoba melepas semua yang mengikat hati dan perasaanku
dan aku ingin terus berlari, berlari, dan berlari sampai aku merasa benar-benar tak sanggup untuk berlari lagi
aku mencoba pergi menjauh, dari kehidupan masa lalu yang ingin segera kuhempaskan
meskipun kenangan melekat kuat, namun aku ingin semua itu segera berlalu
aku tak bisa hanya diam, lantas aku pergi mencari ketenangan dengan sekuat tenagaku
aku datangi tempat-tempat dimana aku tak kan menemukan waktu kosong yang menakutkan
aku mencari tawa disetiap sudut yang masih ada
aku mengambil puing-puing dari kehancuranku yang masih tersisa
aku mulai merakit kembali kehidupanku, mulai membangun kembali mimpi dan harapanku yang sempat tertunda

dan dalam perjalanan itu aku pun teringat akan beberapa hal
mungkin aku pernah tau tentang sebuah fakta
tapi bagiku mungkin diam lebih baik dibanding berceloteh yang menghiba
mungkin aku memang tak bisa menjadi sebaik kamu ataupun dia
tapi bagiku mungkin lebih baik jika aku cukup sebaik diriku saja
mungkin juga aku tak bisa bersabar seperti kamu ataupun dia
tapi jelas, bagiku mengalah adalah sebuah kesabaran yang nyata atas kesakitan

aku hanya tau bahwa ketulusan itu selalu ada balas
dan aku tak menuntut akan itu
hanya saja teori jelas-jelas mengatakannya
lagipula bagiku mencintai cukup daripada dicintai dengan kebohongan
dan aku, sekuat apapun aku bertahan 
mimpi dan harapan yang telah tinggi kubangun akhirnya tak sanggup menahan badai yang terlalu besar
dan disini aku bukan kalah, bukan pula mengalah sebenarnya
aku hanya ingin kita bahagia
kau mendapat apa yang kau mau, mengejar apa yang menjadi ambisimu, 
mendapatkan kebahagiaan yang kau inginkan karena mungkin kau tak lagi bisa menemukan kebahagiaan disela-sela waktuku

dan aku akan meneruskan hidupku
meneruskan perjalananku yang sempat terhenti kala bersamamu
dan sampai kini aku masih berlari
setidaknya aku ingin merasa tenang tanpa bayanganmu di alam pikirku
dan aku lelah, sangat lelah . . .

_menjelang tengah malam saat aku merasa begitu lelah_

Tidak ada komentar: