Jumat, 12 Oktober 2012

Melesat, Secepat Aku Terbangun


sumber gambar : http://cookiesroom.tumblr.com/

masih tentang mimpi,..
entah mengapa, kali ini aku  takut dengan bunga tidur yang menghampiri..

pagi ini aku terbangun oleh sebuah mimpi..
berlomba menaiki pohon yang batangnya kecil, berdiameter sekitar 20 cm..
dia punya percabangan yang banyak namun helai daunnya bahkan dapat terhitung..
dan pohon itu begitu tinggi, sangat tinggi, menembus awan dan entah dimana ujungnya..
aku memanjat dengan tergesa, mengejar ketertinggalanku dengan seseorang yang entah siapa, yang berada sedikit lebih atas dariku..
terus mengejar, namun akhirnya. . .
ketika telah mendekat, orang itu melayangkan kakinya kebawah, ya ! tepat kearahku..
aku berpegang pada batang pohon
mengeratkan dekapan tanganku pada batang pohon yang begitu kecil itu,.
bertahan untuk tidak terjatuh meski tangan-tangan ini mulai terasa perih
orang itu terus menerus menghalangiku untuk memanjat melebihinya, dia terus menghantarkan kakinya, seperti menginjak-injakku tiada henti..
sampai pada satu titik dimana aku tak dapat lagi bertahan
tangan-tangan ini akhirnya lelah dan kesakitan, dia terlepas
dan aku melesat, jatuh dengan kecepatan tinggi dari atas pohon yang tingginya mencapai ribuan kilometer diatas tanah bumi..
aku melesat dengan cepat, melewati cabang-cabang yang tadi kupijak, melewati awan-awan yang bertebaran disekeliling pohon..
aku terus jatuh, meluncur dengan cepat tanpa hambatan
aku merasakannya, tangan-tangan angin mencoba untuk menangkapku, melawan gravitasi untuk membuatku tak terjatuh diatas bumi
tapi angin hanyalah semu, dia ada namun semu
dia tak dapat menolongku,.
tak ada siapa-siapa..
sejenak aku berharap awan dapat hidup, dan berubah menjadi padat sehingga aku dapat terjatuh diatasnya tanpa merasa sakit..
tapi dia hanya kumpulan uap air dalam siklus hujan
aku hanya menembusnya dan terus melayang jatuh dengan sangat cepat

tak mampu lagi untuk memikirkan apapun . .
ada ketakutan yang sangat kuat mencuat dalam hatiku
karena kau tahu ??
jangankan terjatuh dari ribuan kilometer diatas bumi, tersandung saja terasa sakit
lalu apa yang akan terjadi padaku saat aku mendarat dibawah sana ?
apa tembok-tembok akan membuatku pecah berkeping-keping ?
atau tanah membuatku tak berbentuk ?
atau mungkin dibawah sana adalah hamparan bambu-bambu runcing yang siap menyambutku ?
bahkan aku tak perlu mengatakan akan seperti apa aku nantinya..
mungkin pendaratanku sekarang akan membuat nyawaku terpisah dari ragaku ?
apakah seperti itu..?

aku mencoba berteriak meminta pertolongan pada siapapun
tapi sekuat apapun aku berteriak, sekencang apapun aku meminta pertolongan
meski suaraku sampai serak, meski tenggorokanku kering, atau bahkan sampai aku tak dapat lagi mengeluarkan suara
tak kan ada yang mendengarku..
sampai akhirnya aku berbisik lirih dalam hatiku disela airmata yang terus mengalir deras dari mataku
"Ya Allah, hanya Engkau yang dapat menolongku"kurapatkan kedua mataku dalam doa itu
dan . .
wushhhhhh..
semuanya hening,

ragaku basah..
air terbang keatas lalu kembali lagi keasalnya..
aku membiarkan diriku mengapung dikedalaman kali ini
hingga akhirnya aku sadar, aku terjatuh diatas perairan,
biru dan sangat luas

semuanya benar-benar hening
entah apa maksud semua mimpi itu
terasa sangat nyata didepan mataku
mungkin sebuah isyarat untuk sesuatu yang entah apa
mungkin juga hanya bunga tidur yang tak bermakna apapun
entahlah, yang pasti kini aku terjaga

#celoteh pagi,
01.55 WIB, saat aku terjaga dari mimpi buruk

Tidak ada komentar: