Kamis, 04 Oktober 2012

Untuk Sang Embun




sumber gambar : google
Embun . . .
Mengapa masih saja kau tersenyum
saat mentari bersinar terang menyambutmu
bukankah dia tak menjadi sahabatmu
ataupun menjadi kawan dalam nafasmu yang hanya sebentar
dia membuatmu terbang dan menghilang
membuatmu menguap bersamaan dengan cahaya
yang timbul dan tenggelam disela jemari dedaunan

aku tak mengerti
mengapa kau masih saja bisa tersenyum padaku
tanpa beban, tanpa merasa canggung
dan mengorbankan segalanya, jiwamu, ragamu, tawamu
hanya untuk memberiku ketulusankah ?
padahal aku membuatmu pergi,
menguap bersama mentari yang semakin tinggi
dan kau masih dengan wajah yang sama
Embun, kau masih tersenyum disaat nafas terakhirmu terhembuskan
kau masih saja memberiku sebuah ketulusan,
pengorbanan tanpa balasan

tapi aku masih tak mengerti . . .

Mengapa ???

Tidak ada komentar: