Kamis, 04 Oktober 2012

Untukmu, Aku Menahan Rinduku

 sumber gambar : http://in-creations.blogspot.com


pagi telah lama pergi,
siang segera menyapa dan akan kemudian berlalu pula
lalu senja datang menggantikan disusul malam

aku lelah menjalani hari-hari seperti ini
tanpa arti, tanpa makna,
seperti mengisi kekosongan yang kosong
dan tak menemukan apapun jua disana

tapak-tapak jejak kaki kita masih terlihat jelas
namun sedikitpun aku tak menemukan bayanganmu barang sedetik
jangankan untuk melihatmu tersenyum
merasakan kehadiranmu pun kadang aku tak sanggup
entah lagu apa lagi, lagu yang mana lagi yang bisa kudendangkan
hanya selisih harap dan yakin yang menemaniku
yang memberi rasa kuat untuk tetap berpijak pada rasa

angin telah lagi datang
dan kali ini tak membawa kabar apapun tentang kita
dia berhembus, melewatiku, menyentuh pipiku yang telah lama basah
berurai dengan airmata yang sering saja jatuh tak terbendung
aku tahu kau tak meninggalkanku,.
hanya saja kau terasa semakin jauh entah dimana
dan aku masih saja berdiri dengan yakin bahwa kau ada disana
masih memeluk bayangku dan mengecup keningku saat akan tertidur
kemudian menghantarkan rindu lewat cairan hangat yang menetes dari matamu

dan aku semakin tersentak saja..memeluk kedua lututku dan membenamkan wajah dalam dalam
lantas aku terisak dan menahan pedihku
"Tuhan, beri tahu dia bahwa aku tak ingin melupakannya"

Tidak ada komentar: